اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

أهلا وسهلا


Halaqah Jakarta merupakan blog di bawah kelolaan ahli Halaqah Jakarta yang dianggotai oleh muslimin muslimat Ukrida. Ukrida merupakan salah sebuah universitas yang terletak di Jakarta Barat.

Kami berharap usaha untuk membumikan jiwa-jiwa insan ke arah penerapan Islam yang sebenar-benarnya mengikut acuan Al-Quran dan As-Sunnah akan dipermudah dan diredhaiNya.

Salam Ukhwah! Salam Mujahadah!


Wednesday, March 02, 2011

Keep walking :)

Assalamualaikum wbt.

Alhamdulillah. Panjat syukur pada Ilahi, kami masih berpeluang untuk meng'update' blog HJ ini. :)
Baru-baru ini ada pengajian dr Ustaz Muchlish yang mana ringkas, padat tp penuh isi tersirat! Jom terjah.

Berjalanlah!

Apa yang anda rasa bila kita disuruh berjalan? Mesti kita akan tertanya pada diri, 'nak pegi mana?', 'kenapa kena jalan?', 'kena jalan sorang-sorang ke?' dan macam-macam lagi pertanyaan buat diri.

Dari Ibnu Umar rodhiallahu ‘anhu berkata: Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam memegang pundakku dan bersabda, “Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau penyeberang jalan.” Ibnu Umar rodhiallahu ‘anhu berkata, “Jika kamu berada di sore hari, jangan menunggu pagi hari, dan jika engkau di pagi hari janganlah menunggu sore, manfaatkanlah masa sehat. Sebelum datang masa sakitmu dan saat hidupmu sebelum datang kematianmu.” [HR. Bukhari]



Apa itu jalan?

Dalam bahasa Arab, tak lain tak bukan; الطريق ,السبيل, الصراط .Kita nak belajar bahasa Arab ke? Taklah. :) Saja berkongsi supaya mudah kalau-kalau terjumpa perkataan ini sambil2 baca Al-Quran. Sebagai seorang manusia, kita dikurniakan 2 jalan yaitu jalan ke arah kebaikan dan juga jalan ke arah keburukan. Allah tidak memaksa kita dalam memilih jalan mana yang ingin kita tempuh. Tapi, Allah cuma mengingatkan kita, membantu kita untuk sentiasa di jalan yang benar. Pernah kah sahabat dilema dengan dua pilihan? Mana yang sahabat pilih?

Apa makna jalan bagi kita?

'Ambil je jalan mudah'. Pasti serasi kan dengan ayat itu? Ya. Ambil lah jalan mudah untuk kita sentiasa mengingati-Nya. Ambillah jalan mudah untuk kita menjadi hamba yang terbaik. Tapi semudah itu kah? Ada pepatah, bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian. Atau kita memilih untuk bersenang-senang dahulu, bersusah-susah kemudian?

Cara/Tabiat kita berjalan

Pasti bagi yang Allah kurniakan nikmat fizikal yang sempurna, pasti lah jalannya sempurna. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Tapi bezanya antara lambat atau cepat. Pernah dengar kisah arnab dan kura-kura? :) Selambat mana pun kura-kura itu, tapi tetap berusaha untuk tiba di garisan penamat. Secepat mana pun arnab itu, pabila terleka di tengah-tengah jalan, akhirnya tewas tapi kisah itu tetap 'happy ending'. Sebab keduanya tiba di garisan penamat.

Energi cukup?

Rasa-rasa cukup tak energi kita untuk ke garisan penamat? Lengkap kah ibadah kita untuk menghadap Pencipta nanti? Oleh itu, sambil berjalan kita cari makanan yang boleh dimakan. Carilah ilmu dan tuntutlah ilmu walau di mana pun kita berada. Dan 'sampaikanlah walau sepotong ayat'. Belajar dan terus belajar. Ingatlah, anda tidak keseorangan. Ada ahli keluarga yang Allah kurnia untuk dijadikan sebagai pendokong.  Ada sahabat yang Allah kurnia untuk dijadikan sebagai pemberi peringatan. Dan yang lebih penting, Allah ada. Allah akan membantu kita memimpin kita untuk berjalan dengan cara yang benar, berbekalkan energi yang cukup.


Itulah pengisian dari Ustaz. Tapi kisah arnab dan kura-kura tak termasuk. :) Maaf sebab lama tidak meng'update' pengajian dari Ustaz.

Keep walking! Minat Maher Zain? :) Bukan untuk promote Maher Zain, cuma untuk mengajak kita hayati lirik nya saja.


Everytime you feel like you cannot go on
You feel so lost
That your so alone
All you is see is night
And darkness all around
You feel so helpless
You can`t see which way to go
Don`t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side

Everytime you can make one more mistake
You feel you can`t repent
And that its way too late
Your`re so confused,wrong decisions you have made
Haunt your mind and your heart is full of shame 

Don`t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side
Insya Allah

:)..

Allah yang Maha Mengetahui. Wassalam.

Sunday, February 27, 2011

PERMAI datang lagi

Alhamdulillah, setelah sekian lama menanti PERMAI datang lagi. Kali ini di Jakarta. InsyaAllah. Moga-moga Wisma Malaysia siap dalam masa yang ditetapkan. InsyaAllah. PERMAI kali ini anjuran PKPMI-CJ di bawah pimpinan Ahmad Farid Asyraf, IMAN Bandung, UPIMI Jogja dan juga Halaqah Jakarta. Seperti yang kita ketahui, PERMAI telah diadakan di Jogjakarta pada tahun 2008 dan juga Bandung pada 2010. Matlamat PERMAI yang utama adalah supaya ukhuwah mampu terjalin di antara seluruh mahasiswa Malaysia yang bertapak di seluruh Indonesia bermula di Aceh hinggalah Makassar.


[click ke link Page PERMAI]

InsyaAllah, AJK PERMAI akan bagi info selanjutnya.

Wallahu a'lam.

Monday, February 14, 2011

Senyumlah :)


Senyumlah! :)

Setiap orang mempunyai bibir. Akan tetapi, tidak setiap orang bisa dan biasa untuk tersenyum. Senyum memiliki dampak yang beragam. Dengan senyuman, akan membuat orang lain merasa senang, aman, tenteram, nyaman,  dan damai. Ada yang karena senyuman, orang menjadi teriris hatinya. Ada pula senyuman yang membuat orang yang melihatnya menjadi mabuk kepayang hingga terjerumus ke lembah maksiat. Senyum jenis ini tentu akan membawa bencana karena bisa menyebabkan orang melanggar larangan Allah SWT.

Ada juga senyum yang membuat hati kita bergetar melihatnya. Itulah senyum ketabahan dari seorang hamba yang ikhlas menerima ujian Allah SWT. Ada lagi senyum ketegaran. Inilah senyuman dari orang yang tegar dalam menerima ujian, baik itu berupa bencana alam maupun kepahitan hidup. Selain itu, ada juga senyum yang penuh dengan ketulusan. Senyum ini membuat orang yang melihatnya ikut berbahagia.

Contohilah Rasulullah saw.

Jarir bin Abdillah RA berkata, “Sejak aku masuk Islam, Nabi tidak pernah menghalangiku untuk menemuinya. Dan setiap kali berjumpa denganku, beliau selalu tersenyum padaku.” [HR Al-Bukhari]

”Belum pernah aku menemukan orang yang paling banyak tersenyum seperti halnya Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam “. [HR At-Tirmidzi]

Aisyah ra berkata, "Tidak pernah saya melihat Rasulullah saw tertawa terbahak-bahak sehingga kelihatan batas kerongkongannya. Akan tetapi tertawa beliau adalah dengan tersenyum."[HR Bukhari]

Alangkah mulianya mu wahai kekasih Allah!

Manfaat Senyum :)

Di  antara manfaat senyum adalah menambah daya tarik. Orang yang murah senyum kepada sesama akan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Sebab, senyum yang berangkat dari ketulusan hati merupakan sedekah. ''Senyummu terhadap saudaramu adalah kebajikan.'' [HR At-Tirmidzi]

Senyum Sebagai Penyelesai Masalah

Dari Abu Dzar ra; ia berkata, Nabi saw bersabda, "Janganlah sekali-kali meremehkan suatu kebaikan, walaupun hanya dengan menemui saudaramu dengan wajah yang cerah."[HR Muslim]

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan".[QS. Al-Hasyr (59):18]. 

Wallahu a'lam.

Maka senyumlah wahai teman..:))))))


 *sumber gambar : Google :)

Petunjuk Rasulullah saw Bagi Yang Berhutang

Ustaz Nur Kholis bin Kurdian
Sumber : Majalah As-Sunnah No.08/Thn XIV

Hutang!

Aisyah ra pernah berkata kepada beliau,"Wahai Rasulullah, alangkah sering engkau berlindung dari berhutang!" Rasulullah saw menjawab ; "Sesungguhnya orang yang dililit hutang jika berkata ia berbohong, jika berjanji ia mengingkari." [HR An-Nasa'i]

Hadis di atas memberikan pelajaran kepada kita untuk tidak mudah berhutang, kerana jika seseorang mudah berhutang, takut jika tidak mampu untuk melunasi hutang tersebut sampai ajal datang, padahal jiwa seseorang yang meninggal akan digantung nasibnya lantaran hutangnya yang belum terbayar. Nabi saw;

"Jiwa seseorang digantungkan sebab hutangnya sampai hutang tersebut terbayar." [HR Ar-Tarmidzi]

Riwayat lain, Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa yang meninggal dunia dan ia bersih dari tiga perkara, dari kesombongan, khianat dan hutang, maka ia akan masuk syurga." [HR Ibnu Majah]

Hukum Berhutang

Hukumnya adalah mubah (diperbolehkan). Meskipun demikian, Rasulullah saw mengajarkan kita doa untuk berlindung diri dari lilitan hutang. Nabi mengajarkan doa, yaitu;

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ 
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, dari lemah dan malas, bakhil dan penakut,dililit hutang dan dari penindasan orang."[HR Bukhari 7/158]


Tuntutan Bagi Yang Berhutang

*Orang yang berhutang wajib mengembalikan wang pinjaman tersebut kerana ia termasuk amanah yang harus dikembalikan. Bagi yang tidak mahu mengembalikannya, jika ia meninggal, maka dosa tersebut tidak diampuni Allah meskipun mati syahid. Sabda Nabi saw;

"Orang yang mati syahid, semua dosanya diampuni oleh Allah kecuali hutang." [HR Muslim]

*Bagi yang berhutang, harus menyegerakan pembayaran balik jika mampu. Bagi yang melambatkan pembayaran padahal dia mampu, hal itu merupakan kezaliman. Rasulullah saw bersabda; "Penundaan pembayaran hutang oleh orang yang mampu merupakan kezaliman."[HR Bukhari]

*Rasulullah saw menganjurkan untuk mengembalikan hutang dengan cara yang baik, Rasulullah saw bersabda; "Sesungguhnya termasuk orang pilihan yaitu orang yang paling baik ketika membayar hutang." [HR Bukhari] yaitu;
1) tepat waktu. Jika sulit, hendaklah meminta izin agar diberi kelonggaran.
2) Bagi yang berhutang, haruslah berterima kasih kepada pemberi hutang.
3) Mendoakan pemberi hutang.

"Dan siapa saja yang telah berbuat baik kepadamu, maka balaslah dengan hal yang sama, jika kamu tidak mampu, maka doakanlah dia sehingga kamu terlihat telah membalas kebaikannya." [HR Bukhari]

*Orang yang berhutang, jika ia benar-benar tidak mampu, boleh meminta keringanan atau pembebasan hutang dari si pemberi hutang.

Wallahu a'lam.

Bagi sahabat2 yang 'pokai' dan sering pinjam-meminjam, [biasalah, adat student scholar :)], bila dah masuk elaun tu, moga kita dipermudahkan untuk proses pembayaran..

Pengumuman Ta'lim

Ta'lim Ustaz Muchlish Abdi
15/02 -Selasa - Setelah Isya'
Masjid Nurul Hikmah

Ta'lim Ustaz Firdaus
19/02 - Sabtu - Jam 7 pagi
Masjid Nurul Hikmah

..:)..

Sunday, January 16, 2011

Aku Cinta Rasul; Akhlak Rasulullah saw.

Assalamualaikum wbt.

Tertarik dengan artikel perkongsian dari muslimah.or.id kali ini mengenai akhlak Rasulullah saw.

Rasulullah, Muhammad saw.


Beliau adalah manusia yang paling mulia akhlaknya. Beliau sangat dermawan, paling dermawan di antara manusia. Pada bulan Ramadhan, beliau lebih dermawan lagi, lebih kencang memberi dibanding angin yang berhembus.

Jika memilih urusan, beliau pilih yang paling mudah selama tidak melanggar syariat Allah. Beliau sangat menghindar dari dosa. Jika diri beliau dizalimi, beliau sangat sabar. Namun, jika hak Allah yang dilanggar, beliau sangat murka.

Sangat pemalu melebihi gadis pingitan. Jika beliau tidak menyukai sesuatu, langsung terlihat pada raut wajahnya. Beliau tidak pernah mencela makanan sama sekali. Jika beliau suka maka dimakanlah makanan itu. Jika tidak suka, maka beliau tinggalkan tanpa mencelanya.

[Sumber: HR. Al-Bukhari, no. 3549, 35554, 3560, 3562, dan 3563]


Bicaranya sangat fasih dan jelas. Beliau menguasai logat-logat bangsa Arab. Mampu berbicara pada tiap suku bangsa Arab dengan logat masing-masing suku. Jika dimintai sesuatu, beliau tidak pernah menjawab, “Tidak.”
Beliau sangat pemberani. Berapa banyak para pemberani dan patriot yang jika bertemu beliau, mereka lari. Ali bin Abi Thalib berkata, “Jika kami sedang ketakutan dan dikeppung bahaya, kami berlindung kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tak satu pun yang jaraknya lebih dekat kepada musuh selain beliau.”


Beliau sangat jujur dan amanah. Sebelum diutus menjadi nabi dan rasul, beliau dijuluki “Al-Amin”. Al-Amin artinya “yang terpercaya”. Bahkan, musuh pun mengakui kejujuran dan amanahnya. Abu Jahal pernah berkata, “Kami tidak mendustakan dirimu, tetapi kami mendustakan ajaranmu.”
Beliau sangat tawadhu` dan jauh dari sifat sombong. Jika beliau datang ke suatu majelis, beliau tidak mau disambut seperti raja. Biasanya, jika seorang raja datang, orang-orang berdiri untuk menyambutnya. Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak ingin disambut seperti raja. Mari kita lihat, betapa rendah hatinya beliau.

Beliau biasa menjenguk orang sakit, duduk-duduk bersama orang miskin, memenuhi undangan hamba sahaya, dan duduk-duduk bersama sahabatnya. Beliau sangat suka memenuhi janji, menyambung tali persaudaraan, paling penyayang, dan lembut terhadap orang lain, suka memaafkan, dan lapang dada. Terhadap pembantu, beliau tidak pernah membentak atau menyalahkan pekerjaan pembantunya yang tidak beres. Terhadap orang miskin, beliau cinta dan suka duduk-duduk bersama. Beliau menghadiri (pemakaman, ed) jenazah orang-orang miskin, dan tidak mencela orang miskin karena kemiskinannya.

Beliau senantiasa gembira, lebih banyak diam. Tawa beliau adalah dengan senyuman. Jika bicara tidak terlalu pelan dan tidak terlalu keras suaranya. Bicaranya jelas, bahasanya fasih dan mudah dimengerti.

[Sumber: Ar-Rakhiqul Makhtum, hlm. 489–493]

Sumber Artikel : Muslimah.or.id

Wallahua'lam. Wassalam.