اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

أهلا وسهلا


Halaqah Jakarta merupakan blog di bawah kelolaan ahli Halaqah Jakarta yang dianggotai oleh muslimin muslimat Ukrida. Ukrida merupakan salah sebuah universitas yang terletak di Jakarta Barat.

Kami berharap usaha untuk membumikan jiwa-jiwa insan ke arah penerapan Islam yang sebenar-benarnya mengikut acuan Al-Quran dan As-Sunnah akan dipermudah dan diredhaiNya.

Salam Ukhwah! Salam Mujahadah!


Monday, February 14, 2011

Senyumlah :)


Senyumlah! :)

Setiap orang mempunyai bibir. Akan tetapi, tidak setiap orang bisa dan biasa untuk tersenyum. Senyum memiliki dampak yang beragam. Dengan senyuman, akan membuat orang lain merasa senang, aman, tenteram, nyaman,  dan damai. Ada yang karena senyuman, orang menjadi teriris hatinya. Ada pula senyuman yang membuat orang yang melihatnya menjadi mabuk kepayang hingga terjerumus ke lembah maksiat. Senyum jenis ini tentu akan membawa bencana karena bisa menyebabkan orang melanggar larangan Allah SWT.

Ada juga senyum yang membuat hati kita bergetar melihatnya. Itulah senyum ketabahan dari seorang hamba yang ikhlas menerima ujian Allah SWT. Ada lagi senyum ketegaran. Inilah senyuman dari orang yang tegar dalam menerima ujian, baik itu berupa bencana alam maupun kepahitan hidup. Selain itu, ada juga senyum yang penuh dengan ketulusan. Senyum ini membuat orang yang melihatnya ikut berbahagia.

Contohilah Rasulullah saw.

Jarir bin Abdillah RA berkata, “Sejak aku masuk Islam, Nabi tidak pernah menghalangiku untuk menemuinya. Dan setiap kali berjumpa denganku, beliau selalu tersenyum padaku.” [HR Al-Bukhari]

”Belum pernah aku menemukan orang yang paling banyak tersenyum seperti halnya Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam “. [HR At-Tirmidzi]

Aisyah ra berkata, "Tidak pernah saya melihat Rasulullah saw tertawa terbahak-bahak sehingga kelihatan batas kerongkongannya. Akan tetapi tertawa beliau adalah dengan tersenyum."[HR Bukhari]

Alangkah mulianya mu wahai kekasih Allah!

Manfaat Senyum :)

Di  antara manfaat senyum adalah menambah daya tarik. Orang yang murah senyum kepada sesama akan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Sebab, senyum yang berangkat dari ketulusan hati merupakan sedekah. ''Senyummu terhadap saudaramu adalah kebajikan.'' [HR At-Tirmidzi]

Senyum Sebagai Penyelesai Masalah

Dari Abu Dzar ra; ia berkata, Nabi saw bersabda, "Janganlah sekali-kali meremehkan suatu kebaikan, walaupun hanya dengan menemui saudaramu dengan wajah yang cerah."[HR Muslim]

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan".[QS. Al-Hasyr (59):18]. 

Wallahu a'lam.

Maka senyumlah wahai teman..:))))))


 *sumber gambar : Google :)

Petunjuk Rasulullah saw Bagi Yang Berhutang

Ustaz Nur Kholis bin Kurdian
Sumber : Majalah As-Sunnah No.08/Thn XIV

Hutang!

Aisyah ra pernah berkata kepada beliau,"Wahai Rasulullah, alangkah sering engkau berlindung dari berhutang!" Rasulullah saw menjawab ; "Sesungguhnya orang yang dililit hutang jika berkata ia berbohong, jika berjanji ia mengingkari." [HR An-Nasa'i]

Hadis di atas memberikan pelajaran kepada kita untuk tidak mudah berhutang, kerana jika seseorang mudah berhutang, takut jika tidak mampu untuk melunasi hutang tersebut sampai ajal datang, padahal jiwa seseorang yang meninggal akan digantung nasibnya lantaran hutangnya yang belum terbayar. Nabi saw;

"Jiwa seseorang digantungkan sebab hutangnya sampai hutang tersebut terbayar." [HR Ar-Tarmidzi]

Riwayat lain, Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa yang meninggal dunia dan ia bersih dari tiga perkara, dari kesombongan, khianat dan hutang, maka ia akan masuk syurga." [HR Ibnu Majah]

Hukum Berhutang

Hukumnya adalah mubah (diperbolehkan). Meskipun demikian, Rasulullah saw mengajarkan kita doa untuk berlindung diri dari lilitan hutang. Nabi mengajarkan doa, yaitu;

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ 
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, dari lemah dan malas, bakhil dan penakut,dililit hutang dan dari penindasan orang."[HR Bukhari 7/158]


Tuntutan Bagi Yang Berhutang

*Orang yang berhutang wajib mengembalikan wang pinjaman tersebut kerana ia termasuk amanah yang harus dikembalikan. Bagi yang tidak mahu mengembalikannya, jika ia meninggal, maka dosa tersebut tidak diampuni Allah meskipun mati syahid. Sabda Nabi saw;

"Orang yang mati syahid, semua dosanya diampuni oleh Allah kecuali hutang." [HR Muslim]

*Bagi yang berhutang, harus menyegerakan pembayaran balik jika mampu. Bagi yang melambatkan pembayaran padahal dia mampu, hal itu merupakan kezaliman. Rasulullah saw bersabda; "Penundaan pembayaran hutang oleh orang yang mampu merupakan kezaliman."[HR Bukhari]

*Rasulullah saw menganjurkan untuk mengembalikan hutang dengan cara yang baik, Rasulullah saw bersabda; "Sesungguhnya termasuk orang pilihan yaitu orang yang paling baik ketika membayar hutang." [HR Bukhari] yaitu;
1) tepat waktu. Jika sulit, hendaklah meminta izin agar diberi kelonggaran.
2) Bagi yang berhutang, haruslah berterima kasih kepada pemberi hutang.
3) Mendoakan pemberi hutang.

"Dan siapa saja yang telah berbuat baik kepadamu, maka balaslah dengan hal yang sama, jika kamu tidak mampu, maka doakanlah dia sehingga kamu terlihat telah membalas kebaikannya." [HR Bukhari]

*Orang yang berhutang, jika ia benar-benar tidak mampu, boleh meminta keringanan atau pembebasan hutang dari si pemberi hutang.

Wallahu a'lam.

Bagi sahabat2 yang 'pokai' dan sering pinjam-meminjam, [biasalah, adat student scholar :)], bila dah masuk elaun tu, moga kita dipermudahkan untuk proses pembayaran..

Pengumuman Ta'lim

Ta'lim Ustaz Muchlish Abdi
15/02 -Selasa - Setelah Isya'
Masjid Nurul Hikmah

Ta'lim Ustaz Firdaus
19/02 - Sabtu - Jam 7 pagi
Masjid Nurul Hikmah

..:)..

Sunday, January 16, 2011

Aku Cinta Rasul; Akhlak Rasulullah saw.

Assalamualaikum wbt.

Tertarik dengan artikel perkongsian dari muslimah.or.id kali ini mengenai akhlak Rasulullah saw.

Rasulullah, Muhammad saw.


Beliau adalah manusia yang paling mulia akhlaknya. Beliau sangat dermawan, paling dermawan di antara manusia. Pada bulan Ramadhan, beliau lebih dermawan lagi, lebih kencang memberi dibanding angin yang berhembus.

Jika memilih urusan, beliau pilih yang paling mudah selama tidak melanggar syariat Allah. Beliau sangat menghindar dari dosa. Jika diri beliau dizalimi, beliau sangat sabar. Namun, jika hak Allah yang dilanggar, beliau sangat murka.

Sangat pemalu melebihi gadis pingitan. Jika beliau tidak menyukai sesuatu, langsung terlihat pada raut wajahnya. Beliau tidak pernah mencela makanan sama sekali. Jika beliau suka maka dimakanlah makanan itu. Jika tidak suka, maka beliau tinggalkan tanpa mencelanya.

[Sumber: HR. Al-Bukhari, no. 3549, 35554, 3560, 3562, dan 3563]


Bicaranya sangat fasih dan jelas. Beliau menguasai logat-logat bangsa Arab. Mampu berbicara pada tiap suku bangsa Arab dengan logat masing-masing suku. Jika dimintai sesuatu, beliau tidak pernah menjawab, “Tidak.”
Beliau sangat pemberani. Berapa banyak para pemberani dan patriot yang jika bertemu beliau, mereka lari. Ali bin Abi Thalib berkata, “Jika kami sedang ketakutan dan dikeppung bahaya, kami berlindung kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tak satu pun yang jaraknya lebih dekat kepada musuh selain beliau.”


Beliau sangat jujur dan amanah. Sebelum diutus menjadi nabi dan rasul, beliau dijuluki “Al-Amin”. Al-Amin artinya “yang terpercaya”. Bahkan, musuh pun mengakui kejujuran dan amanahnya. Abu Jahal pernah berkata, “Kami tidak mendustakan dirimu, tetapi kami mendustakan ajaranmu.”
Beliau sangat tawadhu` dan jauh dari sifat sombong. Jika beliau datang ke suatu majelis, beliau tidak mau disambut seperti raja. Biasanya, jika seorang raja datang, orang-orang berdiri untuk menyambutnya. Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak ingin disambut seperti raja. Mari kita lihat, betapa rendah hatinya beliau.

Beliau biasa menjenguk orang sakit, duduk-duduk bersama orang miskin, memenuhi undangan hamba sahaya, dan duduk-duduk bersama sahabatnya. Beliau sangat suka memenuhi janji, menyambung tali persaudaraan, paling penyayang, dan lembut terhadap orang lain, suka memaafkan, dan lapang dada. Terhadap pembantu, beliau tidak pernah membentak atau menyalahkan pekerjaan pembantunya yang tidak beres. Terhadap orang miskin, beliau cinta dan suka duduk-duduk bersama. Beliau menghadiri (pemakaman, ed) jenazah orang-orang miskin, dan tidak mencela orang miskin karena kemiskinannya.

Beliau senantiasa gembira, lebih banyak diam. Tawa beliau adalah dengan senyuman. Jika bicara tidak terlalu pelan dan tidak terlalu keras suaranya. Bicaranya jelas, bahasanya fasih dan mudah dimengerti.

[Sumber: Ar-Rakhiqul Makhtum, hlm. 489–493]

Sumber Artikel : Muslimah.or.id

Wallahua'lam. Wassalam.

Majlis Zikir ; Pengajian Ta'lim

Assalamualaikum wbt.

Dari Abu hurairh r.a., sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda,
”Sesungguhnya Allah swt. mempunyai  malaikat-malaikat yang tugasnya berkeliling di jalan-jalan untuk mencari majlis-majlis ahli dzikir. Apabila merka menjumpai orang-orang yang sedang berdzikir kepada Allah, mereka saling memanggil satu sama lain,"kemarilah, inilah yang kalian cari!" Lalu para malaikat itu mengelilingi majlis tersebut dengan sayap-sayap mereka sampai ke langit. Apabila pada ahli dzikir itu sudah berpisah dari majlis, para malaikat itu pun naik kembali ke langit. Allah swt.bertanya kepada mereka sedang Dia Maha Mengetahui,"Dari manakah kalian datang?" Para malaikat menjawab,"Kami datang dari hamba-hamba-Mu yang sedang sibuk mensucikan, mengagungkan dengan memuji Dzat-Mu."

Allah swt. bertanya "Apakah mereka dapat melihat-Ku?" Para malaikat menjawab,”Tidak, mereka tidak melihat Engkau." Allah swt bertanya,"Bagaimanakah seandainya mereka melihatku." Para  malaikat menjawab,”Jika mereka melihat Engkau, tentulah mereka akan  lebih giat lagi beribadah kepada-Mu".


Allah bertanya lagi, "Apakah yang mereka minta?"."Mereka meminta surga-Mu, jawab para malaikat. Allah bertanya."Apakah mereka pernah melihat surga itu?" Mereka belum pernah melihat surga itu,"Jawab para malaikat lagi. Allah bertanya lagi, "Bagaimana sekiranya mereka telah melihat surga-Ku itu?" para malaikat menjawab,” Sekiranya mereka telah melihat surga-Mu, tentu mereka lebih ingin dan lebih berusaha lagi sekuat mungkin untuk mendapatkanya.”

 Kemudian Allah bertanya,"Dari apakah mereka berlindung?" Para malaikat menjawab,”Mereka berlindung dari neraka jahannam.”Allah swt.  Bertanya,"Apakah mereka pernah melihat neraka jahannam itu?" Tidak, mereka belum pernah melihat neraka Jahannam itu,” Jawab para Malaikat. Allah bertanya lagi,"Bagaimana sekiranya mereka telah melihat neraka itu?" Malaikat menjawab, "Sekiranya  mereka pernah melihat neraka itu, tentu mereka akan lebih dan lebih berusaha lagi supaya dijauhkan sejauh-jauhnya darinya." Kemudian Allah berfirman "Hendaknya kamu sekalian menjadi saksi bahwa Aku telah mengampuni semua peserta majlis itu." Salah satu malaikat berkata,” Ya Allah, si fulan itu datang secara kebetulan, karena urusannya sendiri, ia bukan termasuk peserta majlis itu.”Allah berfirman,"Majlis itu adalah majlis yang amat berbahagia, maka tidak akan merasa kecewa orang-orang yang duduk di majlis itu."

[Hr. Bukhari Muslim]

Ta'lim Ustaz Drs Muchlish
Selasa 18/01/2011
Setelah Isya'
Muslimin Muslimat dijemput

Tuesday, December 14, 2010

Seminar Pengurusan Jenazah

Assalamualaikum wbt.

InsyaAllah pihak PKPMI-CJ akan mengadakan Seminar Pengurusan Jenazah. Bagi mahasiswa yang masih berada di Jakarta, rebut peluang ini untuk timba ilmu mengenai Pengurusan Jenazah. Info seminar;




SEMINAR PENGURUSAN JENAZAH
[termasuk pengurusan jenazah bermasalah spt HIV, AIDS, TBC dll]
19 Desember 2010/ AHAD
8.00 - 11.30 pagi
Masjid Assalam Kedubes
Kerjasama PKPMI-CJ dengan Bahagian Agama Kedutaan Besar Malaysia
*Bayaran gratis dan makanan disediakan.

Bagi mahasiswa yang berminat, penyertaan boleh didaftarkan;
[Ukrida] Yusran: 081808235976
[Trisakti] Izzul: 087877271449
[UIN] Rozilawati: 087882578387
[Moestopo] Izan Bazlina: 083897898426
[UI] Hasanah: 081806338561
Untuk info selanjutnya; PKPMI-CJ

Jom luangkan masa, yuk!

Dari Nabi saw., beliau bersabda: Percepatlah pengurusan jenazah! Karena, jika jenazah itu baik, maka sudah sepantasnya kalian mempercepatnya menuju kebaikan. Dan kalau tidak demikian (tidak baik), maka adalah keburukan yang kalian letakkan dari leher-leher kalian (melepaskan dari tanggungan kalian). [HR Muslim No.1568]

Wassalam.